STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pendapatan bersih PT Lautan LuasTbk (LTLS) naik 12,05% menjadi Rp6,42 triliun pada Januari-September 2025, dari Rp5,73 triliun pada Januari-September 2024. Penyumbang terbesar pendapatan LTLS pada sembilan bulan pertama 2025 dari penjualan ke pihak ketiga yakni Rp5,98 triliun.
Kendati pendapatan naik, laba emiten distributor bahan kimia dasar dan khusus beraset Rp6,6 triliun per September 2025 itu turun 34,4% menjadi Rp119,87 miliar (Rp80 per saham) pada Januari-September 2025, jika dibandingkan Rp182,73 miliar (Rp121 per saham) pada Januari-September 2024.
Penurunan laba di tengah peningkatan pendapatan LTLS, menurut laporan keuangan per 30 September 2025 yang dipublikasikan Selasa, 28 Oktober 2025 disebabkan oleh membengkaknya beban pokok penjualan sebesar 15,69% jadi Rp5,4 triliun per September 2025, dari Rp4,7 triliun pada periode sama 2024.
Selain itu, beban usaha LTLS juga meningkat 2,83% menjadi Rp750,97 miliar pada Januari-September 2025, dari Rp730,26 miliar pada Januari-September 2024. Beban keuangan naik 28,92%, dari Rp69,72 miliar pada Januari-September 2024, menjadi Rp89,88 milar pada Januari-September 2025. Adapun bagian atas rugi entitas asosiasi meningkat jadi Rp32,58 miliar, dari sebelumnya Rp28,37 miliar.
Akumulasi kenaikan berbagai beban di atas menyebabkan laba sebelum pajak LTLS anjlok 32,6% menjadi Rp188,02 miliar pada Januari-September 2025, dibanding Rp279,01 miliar pada Januari-September 2024.
Pada perdagangan di BEI, Selasa 28 Oktober 2025, harga saham LTLS tercatat naik 0,59% menjadi Rp855 per unit dibanding sehari sebelumnya. Selama perdagangan bulan Oktober 2025, harga saham LTLS naik 1,78%. (konrad)
