back to top

Laba Pradiksi Gunatama Meroket 883% di Kuartal I 2025, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) membukukan laba bersih Rp45,45 miliar (Rp7,92 per saham) pada kuartal I 2025, meroket 883,31% dibanding Rp4,62 miliar (Rp0,81 per saham) pada periode sama 2024.

Menurut laporan keuangan per 31 Maret 2025 yang diumumkan di Jakarta, Jumat (25/4/2025), penjualan bersih PGUNĀ  naik 26,23% menjadi Rp175,69 miliar pada kuartal I 2025, dari Rp139,17 miliar pada period sama tahun 2024.

Beban pokok penjualan (BPP) PGUN turun 5,92% menjadi Rp108,63 miliar pada kuartal I 2025, dari Rp115,47 miliar pada kuartal I 2024. Hal ini mendorong laba kotor emiten perkebunan kelapa sawit itu melambung 182,89% jadi Rp67,06 miliar pada kuartal I 2025, dari Rp23,71 miliar pada kuartal I 2024.

Setelah dikurangi beban umum dan administrasi, emiten perkebunan kelapa sawit beraset Rp2,63 triliun per Maret 2025 itu membukukanĀ  laba usaha sebesar Rp63,92 miliar pada kuartal I 2025, melejit 285,18% dibandingkan Rp16,59 miliar pada kuartal I 2024.

Sekedar informasi, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 1995 sebagai perusahaan perkebunan dan produsen kelapa sawit. Perkebunan ini mencakup area seluas 12.800 hektare. Juga mengelola pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60 (sampai 90) ton per jam.

Perusahaan memproduksi minyak sawit mentah dan minyak inti sawit mentah, didukung oleh unit bisnis lainnya (konstruksi dan transportasi). Kantor pusat dan perkebunan berlokasi di Paser, Kalimantan Timur. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kinerja Positif, Penjualan dan Laba Salim Ivomas (SIMP) Tumbuh pada 2025

STOCKWATCH.IDĀ (JAKARTA) - PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) hari...

Tumbuh 15,26%, Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025

STOCKWATCH.IDĀ (JAKARTA) - Emiten pengembang properti, PT Jaya Real Property...

Cimory Cetak Laba Bersih Rp2,03 Triliun pada 2025, Tumbuh 33,80%

STOCKWATCH.IDĀ (JAKARTA) – PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru