Laba Ramayana (RALS) Turun 11,28% Jadi Rp193,29 Miliar di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat laba bersih tahun berjalan Rp193,29 miliar (Rp32,54 per saham) pada kuartal I 2026, turun 11,28 % jika dibandingkan Rp217,87 m...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatat laba bersih tahun berjalan Rp193,29 miliar (Rp32,54 per saham) pada kuartal I 2026, turun 11,28 % jika dibandingkan Rp217,87 miliar (Rp36,73 per saham) pada periode sama 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026 yang dipublikasikan, Rabu 29 April 2026, pendapatan bersih RALS susut 14% jadi Rp985,16 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp1,14 triliun pada periode sama 2025.
Penjualan barang beli putus anjlok 15,81% menjadi Rp699,67 miliar pada kuartal I 2026, dai Rp831,07 miliar di kuartal I 2025. Sementara komisi penjualan konsinyasi turun 9,23% dai Rp314,52 miliar jadi Rp285,49 miliar di kuartal I 2026.
Beban pokok penjualan RALS turun 19,35% menjadi Rp463,56 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp574,79 miliar pada kuartal I 2025. Namun, laba kotor emiten ritel tersebut turun 8,62% jadi Rp521,60 miliar, dari Rp570,81 miliar kuartal I 2025.
Setelah dikurangi beban penjualan dan beban umum dan administrasi, emiten l beraset Rp5,53 triliun per Maret 2026 itu membukukan laba usaha Rp217,09 miliar di kuartal I 2026, turun 9,77% dari Rp240,88 miliar kuartal I 2025.
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem