back to top

Laba Suryamas Dutamakmur (SMDM) Anjlok 83,7% pada 2025, Pendapatan Turun Tajam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) mencatat penurunan tajam kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Laba bersih perseroan turun signifikan seiring merosotnya pendapatan usaha.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2025, yang dipublikasikan Sabtu (7/3/2026), laba bersih SMDM tercatat sebesar Rp26,55 miliar. Angka ini merosot 83,67% dibandingkan laba bersih Rp162,60 miliar pada tahun 2024.

Penurunan laba tersebut sejalan dengan turunnya pendapatan usaha. Sepanjang 2025, SMDM membukukan pendapatan sebesar Rp386,08 miliar, anjlok 44,37% dibandingkan Rp694,05 miliar pada 2024.

Pendapatan perusahaan berasal dari kegiatan usaha real estat, terutama penjualan tanah dan rumah tinggal serta pengelolaan fasilitas properti seperti golf, hotel, dan resort.

Turunnya pendapatan ikut menekan laba kotor perseroan. Laba kotor SMDM tercatat Rp242,88 miliar pada 2025, turun dibandingkan Rp395,52 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi biaya, beban pokok penjualan juga turun menjadi Rp143,19 miliar pada 2025 dari Rp298,52 miliar pada 2024. Meski demikian, penurunan beban tersebut belum mampu menahan penurunan laba akibat turunnya pendapatan secara signifikan.

Sementara itu, total beban usaha tercatat Rp200,21 miliar pada 2025, lebih rendah dibandingkan Rp260,76 miliar pada tahun sebelumnya. Beban ini terdiri dari beban penjualan sebesar Rp81,06 miliar, beban umum dan administrasi Rp112,28 miliar, serta pajak final Rp6,87 miliar.

Penurunan kinerja juga terlihat dari laba usaha yang merosot menjadi Rp42,66 miliar pada 2025 dari Rp134,76 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, posisi keuangan SMDM masih menunjukkan pertumbuhan moderat. Hingga 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat Rp3,53 triliun, meningkat sekitar 2,01% dibandingkan Rp3,46 triliun pada akhir 2024.

Total liabilitas perseroan mencapai Rp269,51 miliar, naik sekitar 7,11% dari Rp251,62 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara ekuitas tercatat Rp3,26 triliun, meningkat sekitar 1,61% dibandingkan Rp3,21 triliun pada akhir 2024.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk merupakan perusahaan properti yang bergerak di bidang real estat, termasuk pengembangan kawasan hunian serta pengelolaan fasilitas resort di kawasan Rancamaya, Bogor, Jawa Barat.

Saham SMDM telah tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1995 dan saat ini menjadi bagian dari kelompok usaha Sinarmas Land.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Bersih Alamtri Resources (ADRO) Anjlok 69% pada 2025, Pendapatan Turun ke USD1,87 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)...

Ketum PERBANAS Hery Gunardi Ungkap Strategi Bank Hadapi Gejolak Global, Kredit Tumbuh 9,96%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Industri perbankan Indonesia tetap menunjukkan kinerja...

Laba Lautan Luas Turun 18,48% pada 2025, Meski Pendapatan Naik Jadi Rp8,79 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mencatat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru