Senin, Januari 19, 2026
27.9 C
Jakarta

Ludes! GOTO Habiskan Seluruh Dana IPO Senilai Rp 13,57 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Laporan ini mencakup periode hingga 31 Desember 2025. Manajemen GOTO memastikan seluruh dana bersih yang dihimpun dari masyarakat telah terserap sepenuhnya.

Perseroan sebelumnya meraup dana segar yang fantastis saat melantai di bursa pada 30 Maret 2022. Total dana hasil aksi korporasi ini mencapai Rp 13,727triliun. Angka tersebut kemudian dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp 153,438 miliar.

Hasil bersih yang masuk ke kantong perseroan tercatat sebesar Rp 13,574 triliun. Kini, saldo dana IPO tersebut tercatat nol rupiah alias sudah habis digunakan untuk ekspansi dan modal kerja.

Direktur GOTO, Simon Tak Leung Ho, menjelaskan bahwa penggunaan dana ini telah sesuai dengan rencana yang disepakati. Ada penyesuaian alokasi yang telah direstui oleh pemegang saham pada pertengahan tahun 2025.

“Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa Perseroan telah merealisasikan seluruh penggunaan dana hasil penawaran umum sesuai dengan komitmen Perseroan yang telah dijabarkan pada prospektus penawaran umum perdana saham Perseroan,” ujar Simon dalam sketerbukaan informasi, Rabu (14/1/2026).

Simon merinci, sebagian besar dana mengalir untuk modal kerja perseroan dan penyertaan modal ke entitas anak. Porsi terbesar dialokasikan untuk modal kerja GOTO sendiri senilai Rp 4,072 triliun. Jumlah yang sama, yakni Rp 4,072 triliun, juga disuntikkan ke PT Tokopedia.

Selain itu, GOTO memperkuat lini bisnis keuangannya. Penyertaan modal pada PT Dompet Anak Bangsa menyedot dana sebesar Rp 3,393 triliun. Tidak hanya itu, PT Multifinance Anak Bangsa juga mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 678,722 miliar.

Ekspansi regional juga menjadi pos pengeluaran. Perseroan menyuntikkan modal ke Velox Digital Singapore Pte. Ltd. sebesar Rp 274,866 miliar. Sementara itu, Go Viet Technology Trading Joint Stock menerima kucuran dana Rp 273,968 miliar.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Juni 2025, terdapat alokasi tambahan. Dana sebesar Rp 300 miliar digunakan untuk modal kerja perseroan. Terakhir, modal kerja PT Dompet Anak Bangsa mendapat tambahan sebesar Rp 508,610 miliar.

Simon menegaskan bahwa realisasi ini mengikuti perubahan yang telah disetujui para pemegang saham.

“Dana hasil penawaran umum tersebut digunakan untuk Perseroan dan entitas – entitas anak sesuai dengan alokasi distribusi yang telah dijabarkan di Prospektus Perseroan, dan juga perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum sebagaimana telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan pada tanggal 18 Juni 2025,” tambah Simon.

Dengan laporan ini, GOTO telah memenuhi kewajiban pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan memastikan transparansi dalam pengelolaan dana publik yang dipercayakan kepada mereka.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kucurkan Dana Rp189,88 Miliar, Putra Borneo Agro Lestari Serok 1,29% Saham SSMS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Putra Borneo Agro Lestari, salah satu pemegang...

Siap-siap! BEI Cabut Suspensi Dua Saham Ini Mulai Besok Pagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Satu Saham Masuk Daftar Pemantauan Khusus, Satu Lagi Akhirnya Bebas Mulai Besok!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembaruan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru