Lunasi Utang, Multipolar Pinjam Rp1,1 Triliun dari Bank CIMB Niaga dan Bank Permata
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Multipolar Tbk (MLPL) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi senilai total Rp1,1 triliun dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank Permata Tbk (BNL...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Multipolar Tbk (MLPL) telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi senilai total Rp1,1 triliun dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) pada 14 Desember 2023.
Natalie Lie, Sekretaris Perusahaan MLPL dalam keterangan tertulis Senin, (18/12) mengemukakan, fasilitas kredit sindikasi perbankan ini berjangka waktu lima tahun dengan agunan berupa tanah dan bangunan milik Perseroan.
โFasilitas kredit sindikasi perbankan tersebut akan digunakan untuk pelunasan utang finansial perseroan yang timbul dari fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Negara Indonesia (BBNI),โ tulis Natalie dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Natalie, pelunasan utang finansial atas fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Negara Indonesia akan memperkuat kondisi keuangan perseroan. โIni terutama penurunan pada utang bank jangka panjang perseroan,โ katanya.
Total kewajiban MLPL per September 2023 mencapai Rp8,52 triliun, naik 0,37% dari Rp8,48 triliun per Desember 2022. Ini terdiri atas kewajiban jangka pendek Rp5,3 triliun dan kewajiban jangka panjang sebesar Rp3,19 triliun. Adapun total asset dan ekuitas MPLP, masing-masing sebesar Rp13,15 triliun dan Rp4,6 triliun.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem