Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
STOCKWATCH.ID Kapitalisasi pasar (market capitalization/market cap) Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat 0,48% sepanjang perdagangan periode 27โ31 Juli 2026, menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pada pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut sejalan dengan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), meski aktivitas perdagangan dan aliran dana investor asing masih menunjukkan tekanan.
Berdasarkan data BEI, IHSG ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,126 dibandingkan posisi 6.196,430 pada penutupan pekan sebelumnya.
Meski indeks dan kapitalisasi pasar mencatatkan kenaikan, likuiditas perdagangan mengalami perlambatan. Rata-rata nilai transaksi harian turun 21,86% menjadi Rp15,44 triliun, dari Rp19,76 triliun pada pekan sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang merosot 31,23% menjadi 30,04 miliar saham, dibandingkan 43,68 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian terkoreksi 31,88% menjadi 1,82 juta kali transaksi, dari 2,67 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan aktivitas perdagangan investor cenderung melambat meski indeks saham bergerak di zona hijau.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun