MD Entertainment Gelar Private Placement di Harga Rp3.060 per Saham, Catat Tanggalnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT MD Entertainment Tbk (FILM) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan seba...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT MD Entertainment Tbk (FILM) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 216,322 juta saham pada 25 Oktober 2024.
Dalam keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (18/10/2024), Fidela Hasworini, Sekretaris Perusahaan FILM, mengemukakan,ย harga pelaksanaan sebesar Rp3.060 per saham dengan nominal Rp100 per unit.
Setelah pelaksanaan penambahan modal, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan akan meningkat, dari semula 9.511.217.000 saham atau dengan total nilai nominal sebesar Rp951,121 miliar, menjadi sebanyak 9.727.539.660 saham atau dengan nilai total nominal sebesar Rp972,753 miliar.
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Dividen Interim INPP Rp4,5 per Saham, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Anjlok 1,53% ke 6.267,88, Sebanyak 542 Saham Melemah
- Softbank Ventura Indonesia Tambah Saham NANO, Kepemilikan Tembus 10,01%
- Airlangga Hartarto: Kualitas dan Transparansi Emiten Kunci Utama Kepercayaan Inv...
- ITMG Raih Laba Bersih USD110 Juta di Semester I 2026, Naik 17%
- Asuransi Bintang (ASBI) Ungkap Dugaan Penggelapan Dana dan Investasi
- Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Kembali Bergerak Menguat
- Saham BNBR Kena Notasi Khusus G dari BEI, Ini Tanggapan OJK
- Profil Destry Damayanti, Kandidat Tunggal Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
- Harga Minyak Dunia Melonjak 5%, Imbas Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran