Melesat 86,30%, United Tractors Jual 5.753 Unit Alat Berat hingga Desember 2022
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) mencapai 5.753 unit sepanjang tahun 2022. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, penjualan UNTR sepanjang 2...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) mencapai 5.753 unit sepanjang tahun 2022. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, penjualan UNTR sepanjang 2022 melesat 86,30%, dimana penjualan kala itu hanya 3.088 unit.Lihat artikel
Melansir laporan bulanan di laman resmi United Tractors, Senin (27/2), pangsa pasar alias market share Komatsu per akhir Desember 2022 sebesar 28%.
Secara sektoral, penjualan Komatsu masih didominasi oleh sektor pertambangan, yakni 60%, disusul penjualan ke sektor konstruksi sebesar 19%, sektor kehutanan sebesar 11%, dan sektor agribisnis sebesar 10%.
Realisasi penjualan Komatsu di bulan Desember 2022 mengalami peningkatan. Penjualan di Desember mencapai 296 unit, meningkat 114,49%, dari penjualan di bulan Desember 2021 yang mencapai 138 unit.
Sementara di bisnis kontrak pertambangan melalui PT Pamapersada Nusantara, produksi batubaranya turun tipis 0,34%, dari 116,2 juta ton pada 2021 menjadi 115,8 juta ton pada 2022.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...