Menanti Putusan MSCI 24 Juni, BEI Optimistis Indonesia Tetap Bertahan di Emerging Market
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap optimistis pasar modal Indonesia mampu mempertahankan status sebagai Emerging Market dalam peninjauan tahunan klasifikasi pasar oleh MSCI yan...
Sementara dua kriteria memperoleh nilai negatif ("-"), yaitu Information Flow dan Foreign Exchange Market Liberalization Level.
Pada aspek Foreign Exchange Market Liberalization, MSCI masih menilai pasar valuta asing Indonesia belum sepenuhnya liberal. Pasar offshore yang efisien belum tersedia dan transaksi valas masih memiliki sejumlah pembatasan.
Selain itu, MSCI juga menyoroti beberapa isu lain seperti belum diperbolehkannya fasilitas overdraft bagi investor asing, keterbatasan transfer saham secara in-kind, pembatasan pada transaksi stock lending, serta berbagai ketentuan dalam aktivitas short selling.
Menunggu Keputusan Akhir
Dengan hasil review aksesibilitas yang telah diumumkan, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada keputusan final MSCI pekan depan. Jika Indonesia mampu mempertahankan status Emerging Market, pasar akan memperoleh kepastian bahwa posisi Indonesia dalam klasifikasi MSCI tetap sejajar dengan negara-negara berkembang utama lainnya.
Sebaliknya, apabila terjadi perubahan status, keputusan tersebut berpotensi menjadi perhatian besar bagi investor global karena dapat memengaruhi alokasi investasi berbasis indeks. Untuk saat ini, BEI memilih fokus pada upaya perbaikan yang telah dan sedang dilakukan.
Bursa meyakini pasar akan menilai secara objektif seluruh reformasi yang dijalankan dalam beberapa bulan terakhir, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan MSCI sebagai lembaga independen penentu klasifikasi pasar global.
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- CITY Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- CITY Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Verah Wahyudi Jual 1,25 Juta Saham TAMA di Harga Rp251
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi