Menkeu Purbaya Sebut Mundurnya Dirut BEI Sinyal Positif: Kesalahan Fatal Tidak Respon MSCI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman sebagai langkah positif. Sikap tersebut merupakan bentuk...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman sebagai langkah positif. Sikap tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas gejolak hebat yang melanda pasar modal baru-baru ini.
Purbaya menyebut Iman melakukan kesalahan fatal. Eks Dirut BEI itu tidak menindaklanjuti masukan serta pertanyaan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Kelalaian ini memicu koreksi sangat dalam pada indeks saham.
"Itu kesalahan yang fatal gitu, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin," ujar Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media, Jumat (30/1/2026).
Pemerintah saat ini terus melakukan perbaikan fondasi ekonomi secara sungguh-sungguh. Purbaya memastikan kondisi ekonomi tetap stabil meski pasar modal sempat terguncang. Ia juga memperkuat koordinasi dengan bank sentral untuk menjaga likuiditas.
Likuiditas pasar dipastikan cukup untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 6% tahun ini. Pemerintah akan melaporkan perkembangan ekonomi setiap hari Senin.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...