STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pendapatan bersih PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) naik 8,09% menjadi Rp1,02 triliun pada 2024, dari Rp941,91 miliar pada tahun 2023. Pendapatan HAIS pada tahun lalu didominasi oleh jasa pengangkutan yakni sebesar Rp967,90 miliar atau 95,06% dari total pendapatan.
Meski pendapatan naik, laba emiten jasa transportasi laut dan sungaiĀ beraset Rp1,19 triliun per Desember 2024 itu anjlok 23,14% menjadi Rp120,96 miliar (Rp46,06 per saham) pada 2024, dari Rp157,40 miliar (Rp59,93 per saham) pada tahun 2023.
Kemerosotan laba di tengah kenaikan pendapatan HAIS, menurut laporan keuangan Desember 2024 yang dipublikasikan, Senin(24/2/2025), disebabkan oleh peningkatan beban pokok pendapatan yang lebih tinggi dari pendapatan yakni sebesar 13,54% jadi Rp775,57 miliarĀ pada 2024, dari Rp683,10 miliar pada 2023.
Kenaikan beban pokok tersebut menyebabkan laba kotor Perseroan turun 6,28% menjadi Rp242,53 miliar pada 2024 dibanding Rp258,79 miliar pada tahun 2023.
Di bagian lain, penurunan laba emiten jasa pengangkutan sungai dan danau tersebut juga disebabkan oleh membengkaknya beban umum dan administrasi, serta beban lain-lain, masing-masing sebesar 12,13% ke Rp96,19 miliar dan 237,57% menjadi Rp9,89 miliar pada tahun 2024.
Hal ini mengakibatkan, laba sebelum pajak HAIS anjlok 19,77% menjadi Rp136,45 miliar pada 2024, jika dibandingkan Ā Rp170,08 miliar pada tahun 2023. (konrad)
