Minta Restu RUPS, Graha Layar Prima (BLTZ) Siap Masuk Bisnis Perdagangan Eceran Kosmetik
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) berencana melakukan diversifikasi bisnis dengan menambah kegiatan usaha bidang Perdagangan Eceran Kosmetik untuk Manusia dan Aktivit...
Proses pengurusan perizinan baru dapat dilakukan setelah Perseroan memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Juni 2026. Perseroan akan melakukan pengurusan izin yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan merencanakan alokasi belanja modal (capital expenditure ) sebesar Rp100 juta yang akan digunakan untuk penambahan kegiatan usaha Perdagangan Eceran Kosmetik untuk Manusia (KBLI 47724) tersebut. Rinciannya adalah, sebesar Rp30 juta untuk Renovasi dan Rak Display, sekitar Rp50 juta untuk Stok Produk Awal, Peralatan Kasir, Komputer dan Printer sebesar Rp5 juta, PerijinanRp5 juta, dan kegiatan epromosi Awal sebesar Rp10 juta.
Saat ini, terdapat 3 opsi brand kosmetik yang direncanakan akan bekerja sama dan dipasarkan oleh Perseroan antara lain adalah Olive Young, Bioheal, wakemake, dan beberapa brand lainnya yang masih dalam tahap penjajakan, diskusi dan belum ditetapkan secara definitif. Brand kosmetik yang dimaksud merupakan brand kosmetik asal Korea Selatan yang terlebih dahulu telah dipasarkan di Korea Selatan maupun di Indonesia.
Pemilihan brand kosmetik asal Korea yang memiliki reputasi dan daya tarik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pelanggan, memperluas sumber pendapatan dari kegiatan retail, serta memberikan kontribusi positif terhadap target pendapatan Perseroan. Namun demikian, realisasi pendapatan tetap akan begantung pada respon pasar dan pelaksanaan strategi bisnis Perseroan.
Perseroan menargetkan konsumen yang memiliki minat terhadap produk K-Beauty, khususnya remaja dan dewasa serta masyarakat kelas menengah yang mengikuti tren kecantikan dan gaya hidup modern.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan