MNC Digital Entertainment Siap Gelar PUT Dengan HMETD dan Tanpa HMET
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1,258 miliar saham ber...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 1,258 miliar saham bernominal Rp50 per unit, dan PUT Tanpa HMETD sebanyak 1,144 miliar saham dengan nominal Rp50 per unit. Put Tanpa HMETD ini sebesar 10% dari saham ditempatkan dan disetor Perseroan sebanyak 11,444 miliar unit.
Dalam tambahan keterbukaan informasi yang diumumkan, Jumat (11/11), disebutkan, Perseroan berencana untuk melaksanakan penambahan modal Dengan HMETD dan Tanpa HMETD, setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 November 2022.
ย Dana yang diperoleh dari penambahan modal Dengan HMETD digunakan untuk penyelesaian hak tagih terhadap Perseroan berdasarkan Surat Sanggup yang diterbitkan Perseroan dalam rangka pengambilalihan PT MNC Digital Indonesia, PT MNC Portal indonesia dan PT MNC OTT Network, serta modal kerja Perseroan, termasuk investasi di anak usaha Perseroan.
Sementara dana dari penambahan modal Tanpa HMETD akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan Perseroan.
ย Menurut manajemen MSIN, dengan adanya sejumlah saham baru yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal HMETD dan PMTHMETD, bagi pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang diterbitkan, yaitu sebanyak 9,91% setelah penambahan modal Dengan HMETD dan 17,36% setelah penambahan modal HMETD dan PMTHMETD
Baca Juga
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%