Naik 1,3%, Kobexindo Tractors Bukukan Pendapatan Rp531,94 Miliar per Maret 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), emiten distributor alat berat dan jasa kontraktor pertambangan ini mampu mencatat pendapatan bersih sebesar Rp531,94 miliar per 31 Maret 202...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), emiten distributor alat berat dan jasa kontraktor pertambangan ini mampu mencatat pendapatan bersih sebesar Rp531,94 miliar per 31 Maret 2024. Pencapaian ini naik 1,3% jika dibandingkan pendapatan bersih KOBX sebesar Rp525,11 miliar per 31 Maret 2023.
Menurut laporan keuangan konsolidasian KOBX untuk tahun berakhir pada 31 Maret 2024 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (06/5/2024), pendapatan bersih KOBX ini berasal dari penjualan unit alat berat Rp345,29 miliar, turun 5,96% dari Rp367,19 miliar. Penjualan suku cadang naik 47,31% menjadi Rp101,85 miliar, dari Rp69,14 miliar. Pendapatan jasa perbaikan dan kontraktor pertambangan sebesar Rp52,31 miliar, turun 14,90% dari Rp61,47 miliar. Pendapatan sewa alat berat naik 20,51% menjadi Rp29,91 miliar dari Rp24,82 miliar, dan sewa bangunan naik 3,63% dari Rp2,48 miliar menjadi Rp2,57 miliar.
Beban pokok pendapatan KOBX berhasil ditekan turun 2,2% dari Rp440,51 miliar menjadi Rp430,82 miliar per 31 Maret 2024. Hal ini mendorong laba kotor KOBX tumbuh 19,52% menjadi Rp101,11 miliar dari Rp84,60 miliar per 31 Maret 2023.
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Samuel Sekuritas Tambah Kepemilikan di NSSS Jadi 25,18% Usai Transaksi Repo
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- ACES Bukukan Laba Rp390,3 Miliar pada Semester I 2026, Ekspansi AZKO Capai 276 G...
- RUPST ICON Putuskan Tak Bagikan Dividen Tahun 2025
- MDIA Buka Suara soal Volatilitas Saham, Ungkap VIVA Alihkan 1 Miliar Saham
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya