Nasdaq Anjlok Terparah Sejak 2022, Dow Jones Justru Cetak Rekor Baru!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan Rabu (17/7/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (18/7/2024) WIB. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mengalami pen...
Meta Platforms anjlok 5,7%, sementara saham teknologi besar lainnya seperti Netflix dan Microsoft turun lebih dari 1%. Apple juga tergelincir 2,5%.
Saham semikonduktor juga tertekan setelah Bloomberg News melaporkan bahwa pemerintahan Biden mempertimbangkan pembatasan perdagangan yang lebih ketat jika perusahaan terus memberikan akses teknologi buatan AS kepada Tiongkok. ETF VanEck Semiconductor (SMH) jatuh lebih dari 7%, hari terburuknya sejak Maret 2020. Nvidia dan saham Taiwan Semiconductor yang terdaftar di AS turun lebih dari 6% dan hampir 8%.
Russell 2000 turun 1%, mengakhiri kemenangan beruntun lima harinya. Namun, indeks yang berfokus pada saham berkapitalisasi kecil ini telah naik lebih dari 9% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sementara itu, Nasdaq telah turun lebih dari 3% dalam periode yang sama akibat penjualan saham teknologi.
Rotasi ini terjadi ketika para investor semakin optimis terhadap pemotongan suku bunga, yang seharusnya menguntungkan saham berkapitalisasi kecil dan perusahaan dengan biaya pembiayaan lebih tinggi. Perdagangan berjangka dana Fed menunjukkan kemungkinan besar Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada September, menurut CME FedWatch tool.
"Orang-orang secara harfiah hanya menjual beberapa saham megacap, mengambil beberapa keuntungan, dan membeli beberapa perusahaan siklikal," kata Mike Dickson, kepala penelitian dan strategi kuantitatif di Horizon Investments. "Saya tidak akan terkejut melihat ini berlanjut sampai musim pendapatan."
- 1
- 2
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026