Nilai Transaksi Bursa Karbon Capai Rp31,36 Miliar pada Akhir Februari 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Karbon telah menunjukkan perkembangan yang positif sejak diluncurkan pada 26 September 2023. Hingga 29 Februari 2024, sebanyak 50 pengguna jasa telah mendapatkan izin,...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Karbon telah menunjukkan perkembangan yang positif sejak diluncurkan pada 26 September 2023. Hingga 29 Februari 2024, sebanyak 50 pengguna jasa telah mendapatkan izin, dengan total volume mencapai 501.910 ton CO2e dan nilai akumulasi sebesar Rp31,36 miliar.
"Ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Bursa Karbon untuk menggerakkan pasar dalam upaya pengendalian perubahan iklim," ujar Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, di Jakarta, Senin (4/3/2024).
Dari total volume tersebut, sebanyak 31,39% diperdagangkan di Pasar Reguler, 9,69% di Pasar Negosiasi, dan 58,92% di Pasar Lelang. Data ini menunjukkan diversifikasi aktivitas perdagangan di Bursa Karbon.
Ke depan, potensi Bursa Karbon masih sangat besar mengingat terdapat 3.453 pendaftar yang tercatat di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dan tingginya potensi unit karbon yang ditawarkan.
Dengan dukungan dan partisipasi lebih lanjut dari pelaku pasar dan pemerintah, Bursa Karbon diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan dalam upaya mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Stock Futures AS Cenderung Hati-hati, Investor Tunggu Data Inflasi dan Arah The...
- Harga Emas Dunia Bertahan di Level Tertinggi Dua Bulan, Pasar Nantikan Sinyal In...
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...