Obligasi Pyridam Farma Rp400 Miliar Dicatatkan di BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2024 PT Pyridam FarmaTbk (PYFA) senilai Rp400 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/2/2024). Ini merupakan bagian...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2024 PT Pyridam FarmaTbk (PYFA) senilai Rp400 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/2/2024). Ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I PYFA Tahap III Tahun 2024 senilai total Rp1,2 triliun.
Menurut Pengumuman BEI, Selasa (27/2/2024), Obligasi PYFA tersebut memiliki tingkat bunga tetap sebesar 9,50% per tahun dengan tenor dua tahun. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan, di mana pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 23 Mei 2024, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi akan dibayarkan pada tanggal 23 Februari 2026.
Dana hasil penerbitan obligasi ini setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan, termasuk tidak terbatas pada biaya untuk ekspansi, biaya belanja modal, biaya bahan baku, biaya operasional, biaya pemasaran, biaya pengembangan produk, dan biaya lain yang diperlukan.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem