Minggu, Januari 11, 2026
26.3 C
Jakarta

OJK Bidik Penguatan Daya Saing, Ini Harapan untuk Direksi Baru BEI 2026-2030

STOCKWATCH.ID (STOCKWATCH.ID) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menaruh harapan besar pada proses pemilihan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Agenda ini dinilai menjadi momentum krusial untuk memperkuat kualitas pasar modal nasional. Proses penyaringan pucuk pimpinan bursa tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.

Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menyampaikan penjelasan perihal ini. Hal tersebut ia ungkapkan dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) pada Jumat (9/1). Inarno memastikan proses pemilihan akan berjalan secara transparan.

“Jadi benar ya terkait dengan hal tersebut ya, pada tahun 2026 nanti, tahun ini, akan terdapat proses pencalonan dan juga pemilihan direksi Bursa Efek Indonesia. OJK melihat bahwasanya ini merupakan momentum penting ya dalam memperkuat kualitas dan juga daya saing pasar modal Indonesia,” ujar Inarno.

Ia menekankan pentingnya pelaksanaan agenda ini sesuai aturan yang ada. “Harapan kami, proses tersebut dapat berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur dan juga ketentuan yang berlaku dan akuntabel ya,” tambah Inarno.

Ke depan, OJK memetakan beberapa agenda strategis yang perlu diperkuat oleh direksi terpilih. Pertama adalah peningkatan integritas dan perlindungan investor. Hal ini mencakup pengawasan perdagangan yang lebih efektif. Tujuannya guna memitigasi praktik perdagangan tidak wajar serta menjaga pasar tetap adil.

Agenda kedua menyasar pendalaman pasar melalui pengembangan sisi suplai maupun permintaan. Inarno menyebutkan beberapa langkah seperti pengembangan produk dan lighthouse IPO. Selain itu, peningkatan likuiditas lewat kebijakan free float dan penambahan jumlah investor institusi, baik lokal maupun global, menjadi fokus utama.

Poin ketiga yang tidak kalah penting adalah ketahanan infrastruktur teknologi informasi. Inarno menyoroti aspek keamanan siber mengingat transaksi di pasar modal kini semakin digital. OJK berkomitmen terus berkolaborasi dengan BEI sebagai mitra strategis untuk mewujudkan pasar yang efisien, berintegritas, dan tangguh.

Sebagai informasi, pemilihan Direksi BEI kali ini mengikuti siklus habisnya masa jabatan periode 2022–2026. Masa kerja direksi saat ini dijadwalkan berakhir pada 29 Juni 2026. Pengangkatan pengurus baru akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada akhir Juni mendatang.

Proses awal pemilihan dimulai dengan konsolidasi Anggota Bursa (AB) untuk menyusun paket calon direksi. Tahap ini berlangsung sepanjang Januari hingga Februari 2026. Sesuai regulasi, pencalonan harus diajukan dalam satu paket oleh minimal 10 Anggota Bursa.

Memasuki Maret hingga April 2026, paket calon direksi diserahkan kepada OJK untuk ditelaah. OJK selanjutnya menjalankan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) pada Mei hingga Juni 2026. Hasil akhir berupa nama-nama calon terpilih akan diumumkan pada pertengahan Juni 2026 sebelum diajukan ke RUPST.

Sejumlah direksi petahana saat ini masih memiliki peluang untuk mencalonkan diri kembali. Mereka tercatat baru menjalani satu periode jabatan dari batas maksimal dua periode atau delapan tahun.

Nama-nama yang berpotensi maju kembali antara lain Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy. Selain itu, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar serta Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik juga masih memiliki kesempatan yang sama.

- Advertisement -

Artikel Terkait

MIND ID dan Pertamina Sinergi Garap Hilirisasi Batu Bara demi Swasembada Energi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

Perkuat Cadangan Emas dan Tembaga, Amman Mineral (AMMN) Kucurkan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)...

BRMS Guyur Jutaan Dolar AS, Gencar Cari Cadangan Emas dan Tembaga Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru