PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
STOCKWATCH.ID, (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan kinerja keuangan terbaik dalam sejarah perseroan pada semester I 2026. Pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) itu membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,7 triliun, melonjak 484% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan kinerja yang dirilis Senin 3 Agustus 2026, pendapatan usaha PANI mencapai Rp2,9 triliun atau tumbuh 78% secara tahunan (year on year/yoy).
Pencapaian tersebut menjadi rekor laba tertinggi baru bagi perseroan setelah sebelumnya juga mencetak rekor pada tahun lalu.
Kinerja keuangan positif itu ditopang serah terima lahan di kawasan Central Business District (CBD) PIK2 yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan.
Selain itu, serah terima produk hunian dan komersial di kawasan PIK2 juga terus menunjukkan tren positif. Kontribusi pendapatan berasal dari sejumlah proyek, antara lain Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences.
Pada kuartal II-2026, PANI juga mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 63% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter on quarter/qoq) menjadi Rp1,8 triliun.
Sejalan dengan kenaikan penjualan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk pada kuartal II-2026 mencapai Rp1,1 triliun atau meningkat 89% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Dari sisi fundamental, perseroan membukukan posisi kas bersih (net cash) sebesar Rp3,9 triliun. Sementara total ekuitas meningkat 7% menjadi Rp33,7 triliun dibandingkan posisi akhir 2025.
Saat ini PANI mengelola cadangan lahan (land bank) seluas 1.809 hektare melalui 12 entitas anak. Nilai perolehan land bank tersebut mencapai Rp38 triliun yang berasal dari dana hasil rights issue dan non-preemptive rights issue dalam tiga tahun terakhir.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menilai capaian semester I-2026 menjadi momentum penting yang semakin memperkuat posisi perseroan di industri properti nasional.
“Pendapatan yang meningkat sebesar 78% YoY dan lonjakan pada kuartal kedua, merupakan catatan sejarah yang luar biasa dalam perjalanan PANI. Hal ini menunjukan bahwa PANI masih dipercaya oleh pasar sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia,” ujar Sugianto Kusuma.
Menurut Sugianto, pencapaian tersebut akan menjadi pijakan bagi perseroan untuk terus mengembangkan kawasan bernilai tinggi dengan ekosistem yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Pencapaian di semester pertama 2026 ini merupakan catatan luar biasa, dimana kita kilas balik 3 tahun lalu pendapatan sebesar Rp1,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp211 miliar di semester pertama. Hal ini mencerminkan komitmen PANI sejak transformasi bisnis di tahun 2021 yang terus dijaga, dan hasilnya dapat terlihat melalui laporan keuangan pada kuartal ini,” katanya.