Paramita Bangun Sarana Bagi Dividen Interim Rp40 per Saham. Ini Jadwalnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membagikan dividen interim untuk tahun buku 2023 sebesar Rp120 miliar (Rp40 per saham) pada 26 November 2023. Keputusan Direksi ini telah...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membagikan dividen interim untuk tahun buku 2023 sebesar Rp120 miliar (Rp40 per saham) pada 26 November 2023. Keputusan Direksi ini telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris pada Kamis, (26/10).
Direksi PBSA dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Selasa (31/10) mengemukakan, dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) PBSA per 9 November 2023.
Menurut Direksi, jadwal cum dan ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) PBSA ditetapkan pada 7 dan 8 November 2023, sedangkan di PasarTunai pada 9 dan 10 November 2023.
Per September 2023, PBSA melaba sebesar Rp68,49 miliar, turun 32,53% jika dibandingkan Rp101,52 miliar pada periode sama 2022. Pendapatan bersih PBSA ย turun 40,58% jadi Rp373,38 miliar, dari Rp628,42 miliar per September 2022.
PBSA memiliki saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp109,38 miliar per September 2023. Jumlah ekuitas dan asset PBSA ย per September 2023, masing-masing Rp593,51 miliar dan Rp730,99 miliar.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini