Pasar Asia Bergejolak! Investor Cemas Menanti Keputusan Bank Sentral dan Data China
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia melemah pada penutupan perdagangan hari Senin sore (16/12/2024) waktu setempat. Setelah sempat mencatat keuntungan di awal perdagangan, indeks berbalik terteka...
Pasar saham Korea Selatan ikut mengalami tekanan. Indeks Kospi turun 0,22% ke 2.488,97 meski sempat naik di awal sesi. Namun, indeks Kosdaq justru menguat 0,67% ke 698,53. Kenaikan ini menandai reli selama lima hari berturut-turut. Kondisi di Korea Selatan terjadi setelah parlemen memutuskan untuk memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol pada Sabtu. Pemerintah setempat berjanji akan memantau pasar keuangan dan valuta asing.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah tipis 0,03% ke 39.457,49. Sementara itu, Topix turun lebih dalam, sebesar 0,3% ke 2.738,33. Pasar Australia juga ikut tertekan. Indeks S&P/ASX 200 melemah 0,56% ke level 8.249,5, melanjutkan tren penurunan selama lima hari berturut-turut.
- 1
- 2
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...