Pasar Asia-Pasifik Berfluktuasi! China Pangkas Suku Bunga, Investor Pantau Pemilu Jepang
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia mengalami fluktuasi pada penutupan perdagangan hari Senin sore (21/10/2024) waktu setempat. Ini terjadi setelah China mengumumkan kebijakan besar terkait peman...
Di sisi lain, ketidakpastian terkait pemilu Jepang juga membuat investor bersikap lebih hati-hati. Mereka menunggu hasil pemilu yang diperkirakan dapat memengaruhi kebijakan ekonomi di Jepang.
Pasar saham Asia bergerak bervariasi pada Senin, 21 Oktober 2024. Beberapa indeks utama mengalami penurunan, sementara yang lain mencatatkan kenaikan tipis. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah sedikit, sekitar 0,07% atau 27,15 poin menjadi 38.954,6. Indeks Topix juga ikut turun 0,34% ke 2.679,91. Tekanan di pasar Jepang terjadi meskipun ada kebijakan pemangkasan suku bunga dari China yang menjadi sorotan utama investor.
Sementara itu, di Korea Selatan, indeks Kospi berhasil bangkit setelah tiga hari berturut-turut turun, naik 0,43% ke 2.604,92. Indeks Kosdaq, yang mencerminkan kinerja perusahaan kecil, juga mengalami lonjakan sebesar 0,89% ke 759,95, mengakhiri tren penurunan sebelumnya.
Australia juga mencatat hasil positif, dengan indeks S&P/ASX 200 naik 0,74% menjadi 8.344,4. Kenaikan ini didukung oleh sektor energi dan komoditas yang menguat.
Sebaliknya, di Hong Kong, indeks Hang Seng anjlok 1,43%, sementara di China daratan, indeks CSI 300 naik tipis 0,25% ke 3.935,19 berkat pemangkasan suku bunga dari Bank Sentral China (PBOC).
- 1
- 2
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026