Pasar Saham Asia Ditutup Bervariasi, Investor Galau Usai Pernyataan The Fed!
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa Asia-Pasifik berakhir dengan hasil yang bervariasi pada penutupan perdagangan hari Selasa (1/10/2024) waktu setempat. Pernyataan dari Ketua Federal Reserve, Jerome Powell...
Bank of Japan juga baru saja merilis ringkasan dari pertemuan mereka pada 19-20 September lalu. Saat itu, BOJ memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga acuan meski The Fed baru saja memotong 50 basis poin. Beberapa anggota dewan BOJ menyatakan bahwa kenaikan suku bunga "tidak diinginkan" karena dapat memicu pengetatan kebijakan moneter secara berlebihan.
Salah satu anggota dewan BOJ bahkan menekankan bahwa ekonomi Jepang belum dalam posisi di mana kenaikan suku bunga dibutuhkan segera. "Ekonomi Jepang tidak tertinggal jika tidak segera menaikkan suku bunga," jelasnya. BOJ berusaha menjaga stabilitas keuangan dan modal di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, Jepang melaporkan penurunan tingkat pengangguran untuk bulan Agustus menjadi 2,5%, turun dari 2,7% di bulan Juli. Angka ini lebih baik dari perkiraan para ekonom yang memprediksi tingkat pengangguran di 2,6%. Data ini menambah optimisme bahwa pemulihan ekonomi Jepang terus berjalan meskipun kondisi global penuh ketidakpastian.
Beberapa pasar Asia lainnya, seperti Korea Selatan, Hong Kong, dan Tiongkok daratan, ditutup pada hari ini karena hari libur nasional. Tiongkok akan tetap tutup sepanjang minggu karena perayaan Golden Week.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 bangkit dengan kenaikan 1,93% ke level 38.651,97, setelah sebelumnya jatuh 4,8% pada hari Senin. Indeks Topix juga menguat 1,69% dan berakhir di 2.690,78.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...