back to top

Pendapatan Merosot, Laba Essa Industries Indonesia Anjlok 75% pada 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) melaba US$34,61 juta (US$2,003 per saham) pada tahun 2023, anjlok 75% jika dibandingkan US$138,84 juta (US$8,865 per saham) pada tahun 2022.

Menurut laporan keuangan per Desember 2023 yang diumumkan Jumat  (2/2/224), anjloknya laba ESSA disebabkan antara lain oleh pendapatan yang merosot 52% menjadi US$344,96 juta pada 2023, dari US$731,49 juta pada 2022.

Penyumbang terbesar kemerosotan pendapatan ESSA pada tahun 2023 adalah penjualan amonia kepada pihak berelasi yang terpangkas hingga 56% menjadi US$299,68 juta, dari US$681,36 juta pada 2022.

Penurunan pendapatan disertai berkurangnya beban pokok pendapatan ESSA sebesar 38,05% jadi US$241,78 juta, dari US$390,32  juta pada 2022. Akan tetapi, laba kotor emiten di bidang energi dan kimia melalui peoperasian kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amonia itu tergerus 69,75% menjadi US$103,17 juta pada 2023, dibanding US$341,16 juta pada tahun 2022

Total asset ESSA per Desember 2023 sebesar US$695,44 juta, turun 16,34% dari US$831,29 juta  per Desember 2022. Adapun total ekuitas dan liabilitas ESSA per Desember 2023, masing-masing US$497,74 juta dan US$197,69 juta.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BRI Raup Laba Bersih Rp57,13 Triliun pada 2025, Siap Dukung Program Asta Cita dan Ekonomi Kerakyatan

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Maybank Indonesia (BNII) Cetak Laba Rp1,70 Triliun pada 2025, Tumbuh 42%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan...

Raup Laba Rp8,8 Triliun, Aset CIMB Niaga Tembus Rp372,7 Triliun di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru