Pendapatan Turun jadi Rp1,12 Triliun, Manajemen RMK Energy Buka-bukaan Strategi Pemulihan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT RMK Energy Tbk (RMKE) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini merespons pertanyaan bursa terkait penurunan kinerja keuangan perser...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT RMK Energy Tbk (RMKE) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini merespons pertanyaan bursa terkait penurunan kinerja keuangan perseroan per 30 September 2025.
Pendapatan RMKE tercatat turun menjadi Rp 1,12 triliun pada periode tersebut. Angka ini menyusut dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,75 triliun.
Sekretaris Perusahaan RMK Energy, Muhtar, mengungkapkan penyebab utama penurunan ini. Ia menyebut kondisi pasar global menjadi faktor penekan utama.
"Penurunan terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari Penjualan Batubara pada semester pertama Tahun 2025 akibat dari penurunan harga Batubara dan menurunnya permintaan Batubara dari China akibat dari ketidakjelasan perekonomian global dikarenakan isu perang dagang," jelas Muhtar dalam keterbukaan informasi, Jumat (16/1/2026).
Meski demikian, manajemen telah menyiapkan strategi perbaikan. Perseroan akan fokus meningkatkan porsi penjualan di pasar domestik. Penjualan diklaim sudah kembali normal pada kuartal keempat 2025 dan meningkat di awal 2026.
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- ACES Bukukan Laba Rp390,3 Miliar pada Semester I 2026, Ekspansi AZKO Capai 276 G...
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...