Penjualan dan Laba Dharma Polimetal (DRMA) Kompak Tumbuh di Kuartal III 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp419,87 miliar (Rp89 per saham) pada kuartal III 2025. Hasil in...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp419,87 miliar (Rp89 per saham) pada kuartal III 2025. Hasil ini naik 1,9% dibandingkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp412,07 miliar (Rp88 per saham) di kuartal III 2024.
Peningkatan laba ini, menurut laporan keuangan DRMA, Senin (27/10/2025), seiring pertumbuhan penjualan bersih DRMA sebesar 9,2% dari Rp4,02 triliun di kuartal III 2024 menjadi Rp4,39 triliun di kuartal III 2025.
Seiring penjualan, beban pokok emiten bidang manufaktur komponen otomotif, terutama untuk mobil dan sepeda motor ini juga naik 10,3% dari Rp3,29 triliun menjadi Rp3,63 triliun. Meski begitu, laba bruto DRMA tetap naik 5% dari Rp729,23 miliar menjadi Rp765,78 miliar di kuartal III 2025.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%