Penjualan Tumbuh 23,15%, Laba DGWG Tembus Rp218,85 Miliar di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun buku 2025. Peningkatan kinerja ini sejalan dengan penguatan sektor pertanian nasional di tengah dorongan swasembada pangan dan energi.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan percepatan swasembada pangan dan energi sebagai fondasi kemandirian bangsa dalam Sidang Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara. Momentum global saat ini dinilai mendukung langkah tersebut.

Sektor agraria Indonesia pada 2025 menunjukkan capaian positif. Produksi beras mencatat surplus sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang ekspor ke sejumlah negara dan memperkuat daya saing pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memproyeksikan ekspor beras mencapai 20.000 ton ke Arab Saudi.

“Yang sudah dilaksanakan atau sudah di-launching adalah 2.000 ton dari proyeksi sekitar 20.000 ton yang akan kita kirim ke Arab Saudi,” ujarnya.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, DGWG membukukan penjualan sebesar Rp4,15 triliun pada 2025. Angka ini tumbuh 23,15% dibandingkan Rp3,37 triliun pada 2024.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp218,85 miliar. Realisasi ini meningkat 22,48% dari Rp178,69 miliar pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kinerja didorong kenaikan volume penjualan di seluruh segmen usaha. Segmen tersebut meliputi agrokimia, pupuk, serta alat-alat pertanian.

Direktur Utama DGWG, David Yaory, menilai capaian ini mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga kualitas dan ketersediaan produk.

“Kami memandang kinerja tahun 2025 sebagai hasil dari konsistensi Perseroan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas produk bagi sektor pertanian di tanah air,” ujarnya.

Direktur DGWG, Danny Jo Putra, menambahkan kinerja keuangan didukung pengelolaan operasional yang disiplin.

“Pertumbuhan kinerja keuangan pada tahun 2025 mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan volume usaha dan efisiensi operasional,” jelasnya.

Sebagai bagian dari ekosistem agro input nasional, DGWG berkomitmen menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha. Perseroan fokus pada penguatan distribusi, ketersediaan produk, dan efisiensi operasional guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Ke depan, strategi perseroan diarahkan pada peningkatan volume, penguatan distribusi, serta efisiensi operasional dengan pendekatan terukur dan berkelanjutan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Rugi Bersih BOLD Membengkak Jadi USD 121,14 Juta pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukit Makmur Mandiri Utama Tbk...

Perbankan RI Siaga! Risiko Global Meningkat, Ini Strategi Bank Jaga Stabilitas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Industri perbankan nasional memperketat prinsip kehati-hatian...

WIKA Beton Raup Laba Rp40 Miliar di 2025, Beban Utang Turun Tajam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru