Perkuat Keuangan, Cashlez Worldwide (CASH) Gelar Right Issue Rp237,21 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) berencana melakukan penawaran umum terbatas saham (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 996.676....
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) berencana melakukan penawaran umum terbatas saham (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 996.676.699 lembar saham bernominal Rp12 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
Rencana penawaran umum terbatas saham atau rights issue tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) CASH pada tanggal 12 Maret 2026.
Harga pelaksanaan right issue CASH ditetapkan sebesar Rp238 per lembar sehingga perusahaan di bidang Jasa Finansial Teknologi dan Pembayaran Digital tersebut berpeluang mendapatkan dana sebesar Rp237,21 miliar.
Setiap pemegang 168 (seratus enam puluh delapan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 17 Juni pukul 16.00 WIB berhak atas 117 (seratus tujuh belas) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp238.
Manajemen CASH dalam prospektus tambahan right issue yang disampaikan, Selasa 7 April 2026 menyebutkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk mendukung struktur keuangan dan ekspansi operasional dengan alokasi sebagai berikut:
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten