Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melakukan penjualan sebagian saham Perseroan. Adapun transaksi tersebut dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 31 Juli 2026.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada regulator, Senin 3 Agustus 2026, Henry Liem menjual total 193.500 saham AKPI melalui lima transaksi di pasar reguler.
Penjualan dilakukan pada harga berkisar antara Rp500 hingga Rp535 per saham. Rinciannya, sebanyak 63.800 saham dijual pada harga Rp505 per saham, 36.200 saham di harga Rp500 per saham, 5.700 saham di harga Rp535 per saham, 67.800 saham di harga Rp520 per saham, dan 20.000 saham di harga Rp510 per saham.Seluruh transaksi tersebut untuk tujuan jual saham.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Henry Liem di AKPI berkurang dari 12.658.959 saham atau setara 2,0676% menjadi 12.465.459 saham atau 2,036% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Dalam laporan yang disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik, Henry Liem menyatakan, "Saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka dengan rincian sebagai berikut."
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten