Pertamina Geothermal Guyur Dividen Rp49,4423 per Saham pada 22 Mei 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) untuk tahun buku 2025 sebesar US$123,9 juta atau Rp49,4423 per saham akan dibagikan kepada pemegang saham pada 22 Mei...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) untuk tahun buku 2025 sebesar US$123,9 juta atau Rp49,4423 per saham akan dibagikan kepada pemegang saham pada 22 Mei 2026. Jumlah dividen tersebut, sekitar 89,98% dari laba PGEO tahun 2025 sebesar US$137,696 juta.
Rencana pembagian dividen tersebut, menurut Corporate Secretary PGEO Kitty Andhora dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Kamis 23 April 2026, telah diputuskan oleh pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang diselenggarakan pada tanggal 21 April 2026.
Kitty mengatakan, penerima dividen adalah pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) PGEO per 05 Mei 2026. Cum dan ex dividen PGEO di pasar Reguler dan Negosiasi BEI pada 30 April dan 04 Mei 2026, sedangkan cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 05 dan 06 Mei 2026.
Berdasarkan laporan keuangan Pertamina Geothermal Energy (PGEO) per 31 Desember 2025, Perseroan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$137,696 juta pada 2025.
Emiten energi panas bumi ini juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$139,953 juta per Desember 2025. Sementara total ekuitas emiten bidang energi panas bumi itu US$2,045 miliar per Desember 2025.
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%