Perusahaan Gas Negara (PGN) Bukukan Laba US$215,36 Juta di 2025, Turun 36,55%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN meraih laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$215,36 juta (US$0,0089 per saham) pada 2025...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN meraih laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$215,36 juta (US$0,0089 per saham) pada 2025, turun 36,55% jika dibandingkan US$339,42 juta (US$0,0140 per saham) pada 2024.
Penurunan laba di tengah kenaikan pendapatan ini, menurut laporan keuangan Desember 2025 yang diumumkan Jumat 6 Maret 2026, disebabkan antara lain oleh beban pokok pendapatan yang meningkat sebesar 8,12% menjadi US$3,27 miliar pada 2025, dari US$3,03 miliar pada 2024.
Selain itu, kemerosotan laba PGAS juga dipicu oleh penurunan nilai properti minyak dan gas sebesar 997%, dari US$9,06 juta pada 2024 menjadi US$99,53 juta pada 2025. Beban pajak penghasilan yang naik menjadi US$141,60 juta, dari US$138,65 juta juga turut merontokkan laba Perseroan tahun lalu. Perseroan juga menderita rugi kurs US$7,22 juta, dan sebelumnya laba selisih kurs US$11,12 juta.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...