Senin, Januari 19, 2026
33.4 C
Jakarta

Petinggi MKNT Mundur Berjamaah, Kini Giliran Direktur Redi Sopyadi Pamit

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Gelombang pengunduran diri melanda manajemen PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT). Setelah ditinggal dua komisarisnya, kini giliran salah satu direktur perseroan yang angkat kaki dari emiten distributor gawai tersebut.

Manajemen MKNT mengumumkan pengunduran diri Redi Sopyadi dari jabatannya sebagai Direktur. Hal ini disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin, 19 Januari 2026.

Direktur Utama MKNT, Jefri Junaedi menjelaskan, perseroan telah menerima surat keputusan tersebut seminggu sebelumnya.

“Bersama ini kami informasikan bahwa kami telah menerima Surat Pengunduran Diri atas nama Redi Sopyadi selaku Direktur PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (Perseroan) pada tanggal 13 Januari 2026,” ujar Jefri dalam surat resminya.

Dalam surat pengunduran diri tertanggal 13 Januari 2026, Redi menyatakan keputusan ini berlaku efektif sejak surat ditandatangani. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan tempatnya bernaung.

“Terhitung sejak surat ini ditandatangani, maka saya bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri sebagai Direktur dari di PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk,” tulis Redi dalam suratnya.

Ia menambahkan, “Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya selama ini. Mohon maaf bila selama bekerja ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.”

Sekretaris Perusahaan MKNT, Ahmad Supandi, memastikan mundurnya Redi tidak menggangu jalannya bisnis perusahaan. Kegiatan operasional emiten yang bergerak di perdagangan ponsel pintar dan pulsa ini tetap berjalan normal.

“Tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik,” tegas Ahmad.

Susul Komisaris Utama dan Independen

Mundurnya Redi Sopyadi menambah panjang daftar petinggi MKNT yang hengkang pada awal tahun 2026 ini. Sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari jajaran Dewan Komisaris.

Dua pejabat penting, yakni Komisaris Utama dan Komisaris Independen, mengundurkan diri secara hampir bersamaan. Manajemen MKNT telah melaporkan hal ini kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Januari 2026.

Jefri Junaedi mengungkapkan, surat pengunduran diri dari Julius Sardi selaku Komisaris Independen diterima perseroan pada 12 Januari 2026.

“Bersama ini kami informasikan bahwa kami telah menerima Surat Pengunduran Diri atas nama Julius Sardi selaku Komisaris Independen PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (Perseroan) pada tanggal 12 Januari 2026,” jelas Jefri.

Pada tanggal yang sama, perseroan juga menerima surat dari Ivan Zuchly yang melepaskan jabatannya sebagai Komisaris Utama.

“Bersama ini kami informasikan bahwa kami telah menerima Surat Pengunduran Diri atas nama Ivan Zuchly selaku Komisaris Utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (Perseroan) pada tanggal 12 Januari 2026,” tambah Jefri.

Sama seperti Redi, kedua komisaris tersebut juga menyampaikan salam perpisahan. Julius Sardi dalam suratnya menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan selama menjabat.

“Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya dan saya juga meminta maaf atas segala kesalahan yang saya perbuat, baik sengaja maupun tidak sengaja selama menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk,” ungkap Julius.

Sementara itu, Ivan Zuchly memberikan doa terbaik bagi masa depan perusahaan yang berkantor di Wisma SMR, Jakarta Utara tersebut.

“Semoga untuk kedepannya, PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk akan menjadi Perusahaan yang lebih sukses,” tulis Ivan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris ATLA Rudi R Sutantra Lepas 37,5 Juta Saham, Kantongi Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rudi R Sutantra, Komisaris PT Atlantis...

Saham INDS Melonjak Tajam Hingga Sempat Disuspensi BEI, Manajemen Indospring Buka Suara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Indospring Tbk (INDS) memberikan...

IHSG Sesi I Dekati 9.100, Naik 0,27% Diungkit Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru