Potensi Pasar ICT Indonesia Capai Rp400 Triliun, Telkom Serius Garap Bisnis AI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) (TLKM) melihat peluang bisnis besar di pasar Business to Business (B2B) Information and Communication Technology (ICT) Indonesia. Hal itu d...

Potensi Pasar ICT Indonesia Capai Rp400 Triliun, Telkom Serius Garap Bisnis AI
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) (TLKM) melihat peluang bisnis besar di pasar Business to Business (B2B) Information and Communication Technology (ICT) Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia Tbk, Faizal Rochmad Djoemadi.

Menurut Faizal, potensi B2B ICT di Indonesia diproyeksikan akan mencapai US$25 miliar atau sekitar Rp400 triliun (asumsi kurs Rp16.000 per US$) pada 2028. Dari total itu, solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) diperkirakan menjadi salah satu penyumbang belanja terbesar.

“AI saja akan menyerap US$3,5 miliar atau sekitar Rp50 triliun pada 2028. Pertumbuhannya lebih dari 30% per tahun,” ujar Faizal di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

Faizal menilai peluang tersebut sangat besar sehingga Telkom memilih fokus pada AI. “Kita semua punya waktu 24 jam, mau kerja di yang kecil atau yang besar? Lebih baik yang besar, produktivitasnya lebih tinggi. Itu sebabnya kami mulai dengan AI,” katanya.

Ia menegaskan inovasi sudah menjadi bagian dari DNA Telkom. Perjalanan panjang inovasi dimulai dari layanan internet dial-up TelkomNet Instant, lalu bertransformasi menjadi Speedy, dan kini menjadi IndiHome.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: