Berlanjut! Pengendali Lepas Lagi 1,06% Saham PANI, Kantongi Cuan Jumbo Rp2,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi jual saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) oleh PT Multi Artha Pratama (MAP), pemegang saham pengendali emiten properti  tersebut masih berlanjut pada hari ini, Kamis tanggal 9 Oktober 2025.

Kali ini, MAP  kembali menjual saham PANI sebanyak 178.237.800 lembar atau sekitar 1,06%. Harga jual per lembar saham PANI yakni sebesar Rp14.075 sehingga pengendali berhasil mengantongi dana jumbo Rp2,5 triliun.

Yohanes Edmond Budiman, Direktur PANI dalam keterangan, Kamis, 9 Oktober 2025 menjelaskan, tujuan MAP menjual saham PANI adalah untuk meningkatkan porsi kepemilikan publik. Hal ini dengan harapan untuk meningkatkan likuiditas saham dan memperluas cakupan jenis investor asing serta domestik.

Sebelumnya, jelas Yohanes, pada 8 Oktober 2025, Multi Artha Pratama (MAP), juga menjual saham PANI sebanyak 6.700.000  unit (0,004%). Dari divestasi saham PANI sebanyak itu, MAP berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp100,5 miliar.

Kepemilikan Multi Artha Pratama (MAP), atas saham PAN setelah penjualan turun menjadi 87,78% dari sebelumnya sebanyak 88,84% saham. MAP tetap sebagai pengendali PANI, baik sebelum maupun sesudah transaksi tersebut.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 9 Oktober 2025, saham PANI ditutup turun 3,90% menjadi Rp14.775 per unit, dibanding sehari sebelumnya di posisi Rp15.375 per unit.  Pada periode 9 September 2025 sampai dengan 9 Oktober 2025, saham PANI telah meningkat 12,14%, yakni dari Rp13.175 per saham menjadi Rp14.775 per saham. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Lippo Karawaci (LPKR) Siap Jual Kembali 20.700.600 Lembar Saham Tresuri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengumumkan...

Siap-Siap! Selamat Sempurna Bagi Dividen Interim Rp25 per Saham, Catat Tanggalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) akan membagikan...

Simak! Mirae Asset Sekuritas Ungkap Kunci Stabilkan Pasar di Tengah Gejolak Global

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru