Prabowo Resmikan Bank Emas Pertama di Indonesia, Bisa Tambah Rp245 Triliun ke PDB!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indonesia kini resmi memiliki Bank Emas pertama dalam sejarah! Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas yang dikelola PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia...
Berdasarkan POJK No. 17 Tahun 2024, usaha bulion bank mencakup berbagai aktivitas terkait emas yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan. OJK mewajibkan BSI menjalankan produk baru ini paling lambat enam bulan setelah izin diterbitkan.
Pemerintah sebelumnya mendorong BSI menjadi salah satu dari dua perusahaan pelat merah yang menjadi pelopor Bank Emas di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut langkah ini sebagai bagian dari pengembangan sektor keuangan syariah di Tanah Air.
"Produk-produk emas BSI, termasuk ke depan insya Allah pengelolaan bulion bank, merupakan unique differentiator dari BSI yang memiliki potensi untuk tumbuh lebih besar lagi dengan meningkatnya tren investasi emas di masyarakat," kata Hery.
Direktur Keuangan dan Strategi BSI, Ade Cahyo Nugroho, menambahkan bisnis emas menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perseroan. Bahkan, ia menyebut bisnis emas BSI sebagai new game changer.
"Produk konsumer seperti emas memang tumbuh signifikan di Bank BSI. Bahkan untuk 2025 kami lebih optimistis lagi karena saat ini BSI secara resmi sudah mendapatkan license menjadi bulion bank," kata Cahyo.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...