Prediksi IHSG Menguat Lagi, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Buy’ 10 Saham Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (30/6/2025). Analis PT Bahana Sekuritas, Di...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (30/6/2025). Analis PT Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu, memperkirakan IHSG akan berada di level 6.750 hingga 7.250.
“Secara teknikal IHSG Senin 30 Juni 2025 diperkirakan akan bergerak menguat,” ujar Dimas dalam riset yang dirilis hari ini.
Bahana Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati saham-saham potensial dari sektor IDXTECH, IDXINDUS, IDXPROP, IDXCYC, IDXNCYC, IDXFIN, dan IDXINFRA.
Pada penutupan perdagangan Kamis (26/6/2025) IHSG naik 65,256 poin atau 0,96% ke level 6.897,400. Sehari sebelumnya, IHSG ditutup di posisi 6.832,143 pada Rabu, 25 Juni 2025. Saham-saham yang paling menopang penguatan indeks antara lain Bank Mandiri (BMRI) yang naik 2,97%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 1,86%, Telkom Indonesia (TLKM) naik 3,44%, Amman Mineral Internasional (AMMN) naik 1,49%, dan Chandra Asri Petrochemical (TPIA) naik 1,84%. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau nett buy sebesar Rp 2,02 triliun.
Untuk perdagangan sepanjang Selasa hingga Jumat pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Suspensi Dibuka, Saham BAJA Kembali Diperdagangkan 19 Agustus 2026
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 4,4% Jadi USD453,4 Miliar pada Triwulan II 20...