Presiden Direktur Sreeya Sewu (SIPD) Mengundurkan Diri, Mengapa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sungkono Sadikin, Presiden Direktur PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) mengundurkan diri dari jabatannya selaku pada perusahaan pakan ternak terpadu tersebut.

Mengutip surat pengunduran diriĀ  yang disampaikan kepada manajemen SIPD, Selasa 16 September 2025, Sungkono Sadikin mengusulkan agar dapat dilaksanakan secara formal dengan pelaksanaan RUPSLB pada 16 Oktober 2025. Ini sesuai dengan Ā ketentuan Otorita Jasa Keuangan atau OJK.

ā€œSaya berharap SIPD akan semakin berkembang, memberikan kontribusi yang besar bagi para pemangku kepentingan, dan terus menjadi perusahaan yang membanggakan di masa depan,ā€ tulis Sungkono dalam suratnya.

Sungkono mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pemegang saham, Dewan Komisaris, jajaran Direksi, serta seluruh karyawan atas dukungan, kerja sama, dan kesempatan yang telah diberikan kepada saya selama menjalankan tugasnya selaku Presiden Direktur Perseroan.

Sekedar informasi,Ā  PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) memproduksi pakan ternak, serta produk olahan ayam dan unggas. Didirikan pada bulan September 1985 dengan nama PT Betara Darma Ekspor Impor; awalnya bergerak di bidang peternakan untuk produk ayam komersil, ayam potong, dan pengolahan ayam dengan penyimpanan dingin.

Namanya diubah menjadi PT Sierad Produce pada tahun 1986, kemudian melakukan IPO pada bulan Desember 1996. Perusahaan mengakuisisi PT Belfoods Indonesia (yang bergerak di bidang industri pengolahan makanan beku) untuk mengembangkan usahanya.

Nama perusahaan berubah menjadi saat ini pada tahun 2015 setelah menjadi bagian dari Gunung Sewu Kencana Group melalui PT Great Giant Pineapple sebagai pemegang saham pengendali perusahaan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cetak Laba Rp56,65 Triliun, BBRI Bagikan Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

BEI Depak 18 Emiten Termasuk SRIL, Inilah Daftar Lengkap Pemegang Saham dan Jajaran Manajemennya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembersihan...

BEI Resmi Delisting 18 Emiten Sekaligus Mulai November 2026, Ini Daftar Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan langkah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru