Selasa, Januari 20, 2026
30 C
Jakarta

Presiden Jokowi: Indonesia Menuju Superpower Ekonomi Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia dapat menjadi salah satu superpower ekonomi baru, bersama dengan China dan India. Hal tersebut ia sampaikan pada Peresmian Pembukaan BNI Investor Daily Summit 2024, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (08/10/2024).

“Sekarang kita telah masuk ke abad Asia, pergeseran dari Barat menuju ke Asia. Growth  pertumbuhan ekonomi juga bergeser semuanya ke Asia. Dan diprediksi, diperkirakan, di Asia nanti akan ada tiga kekuatan ekonomi baru, superpower ekonomi tiga negara yang diperkirakan; India, Cina, dan Indonesia,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa untuk mencapai hal tersebut, Indonesia harus memenuhi berbagai syarat dan menghadapi banyak tantangan yang harus dilalui.

Oleh sebab itu, imbuhnya, menjaga optimisme menjadi penting dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti dampak perubahan iklim, perlambatan ekonomi dan peningkatan ketegangan geopolitik yang mempengaruhi perekonomian dunia, termasuk perekonomian Indonesia.

Meski demikian, sambungnya, Indonesia masih menunjukkan performa ekonomi yang positif. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia masih di sekitar angka 27 sampai 2,8%, sementara Indonesia masih bisa tumbuh di atas 5%.

“Kita harus berani menempuh jalan kita sendiri. Jangan mengikuti tren dunia yang kadang-kadang menggeret kita masuk ke kompetisi yang kita sulit, karena kita punya core kompetensi sendiri, kekuatan kita sendiri apa,” kata presiden.

Presiden meyakini bahwa dengan fokus yang disertai dengan rencana taktis dan strategi taktis, maka Abad Asia dan Indonesia menjadi super power itu bisa terjadi.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini secara resmi saya buka BNI Investor Daily Summit 2024,” pungkasnya.

Turut mendampingi presiden dalam acara ini, diantaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita, dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Royke Tumilaar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PMI BI di Atas 50%, Tanda Industri Pengolahan RI Kian Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja industri pengolahan Indonesia menunjukkan pertumbuhan...

Daya Beli Kuat, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Bakal Makin Melesat di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja dunia usaha di Indonesia menunjukkan...

Pemerintah Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global di WEF Davos

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru