STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mengumumkan, Perseroan merencana melunasi pokok Obligasi dan bunga Berkelanjutan I PALM Tahap I Tahun 2023 seri B senilai Rp482 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 28 Maret 2026.
Corporate Secretary PALM Lim Na Lie dalam laporan keterbukaan informasi, yang disampaikan Senin, 2 Maret 2026 mengemukakan, dana untuk pelunasan pokok dan bunga obligasi tersebut telah disediakan Perseroan. Adapun Obligasi I PALM tahap I Tahun 2023 seri B memiliki tingkat bunga tetap 8,50% per tahun.
“Dana tersebut akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebelum tanggal 28 Maret 2026,” kata Lim dalam keterangannya.
Obligasi PALM Tahap I Tahun 2023 diterbitkan pada 28 Maret 2023 dengan jumlah pokok sebesar Rp750 miliar. Ini bagian dari obligasi berkelanjutan I PALM Tahun 2023 yang terdiri atas Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp268 miliar memiliki bunga tetap 6,75% per tahun dan jangka waktu 370 hari, serta Seri B senilai Rp482 miliar berbunga tetap 8,50% per tahun dengan tenor tiga tahun.
Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 81% akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran seluruh pokok utang dan bunga berdasarkan Perjanjian Fasilitas sebesar US$50.000.000 tanggal 10 Oktober 2022, antara Perseroan dan, Barclays Bank Plc dan United Overseas Bank Limited (“UOB Bank”) sebagai kreditur.
Sekitar 18% akan digunakan oleh Perseroan dan/atau Perusahaan Anak untuk mengembangkan portofolio investasi dalam bentuk pembelian saham pada satu atau lebih perusahaan tercatat di sektor sumber daya alam, teknologi, media dan telekomunikasi, dan/atau logistik, atau efek bersifat ekuitas lainnya.
Sedangkan sekitar 1% akan digunakan oleh Perseroan untuk membiayai beban operasional Perseroan, meliputi antara lain gaji dan jasa profesional, dalam rangka mendukung kegiatan usaha Perseroan. (konrad)
