10 Perusahaan Antri IPO di BEI Incar Dana Rp5,3 Triliun, 4 Diantaranya Aset Jumbo

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –– Pipeline pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terus bertambah hingga awal September 2025. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapk...

10 Perusahaan Antri IPO di BEI Incar Dana Rp5,3 Triliun, 4 Diantaranya Aset Jumbo
Bacakan Artikel

Sebelumnya, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya mematok target lima lighthouse IPO. Ia sangat optimistis target tersebut bakal tercapai bahkan terlampaui. Pasalnya, dari pipeline IPO saat ini sudah ada dua perusahaan yang masuk kategori lighthouse.

“Jadi mudah-mudahan kalau ini jalan paling enggak 4 tambah 2 mungkin lebih dari 5,” kata Iman dalam keterangan pers HUT Pasar Modal ke-48 di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Sementara itu, terkait tren penurunan jumlah IPO, OJK memastikan tidak ada pengetatan aturan yang berlebihan. Menurut Inarno, regulator justru fokus meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas calon emiten.

“Melalui beberapa regulasi, misalnya pada Juni 2025 OJK telah menerbitkan POJK No. 13 2025 yang antara lain mengatur kewajiban underwriter melakukan uji tuntas terhadap emiten sebelum menyampaikan pernyataan pendaftaran,” jelasnya.

Ia menambahkan OJK juga sedang mengkaji penyederhanaan aturan penawaran umum agar lebih relevan dengan perkembangan terbaru. “Kami berharap penyempurnaan regulasi tersebut akan semakin mendorong kuantitas IPO yang berkualitas di Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor,” tegas Inarno.

Pilih Halaman: