5 Emiten Ini Masuk Daftar UMA BEI, Intip Pergerakan Harga Sahamnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –– Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan adanya aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada sejumlah saham. Peringatan ini dikeluarkan de...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –– Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan adanya aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada sejumlah saham. Peringatan ini dikeluarkan demi melindungi investor di tengah lonjakan harga yang dinilai di luar kebiasaan.
Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menjelaskan pengumuman UMA tidak serta-merta menandakan adanya pelanggaran aturan pasar modal. Menurutnya, BEI saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi pada beberapa emiten yang mengalami pergerakan harga signifikan.
“Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada beberapa saham yang di luar kebiasaan,” jelas Yulianto dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Jumat (22/8/2025).
Salah satu saham yang masuk pengawasan BEI adalah PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). Saham ini kembali terpantau tidak wajar setelah sebelumnya juga mendapat status UMA pada 20 November 2024. Informasi terakhir terkait emiten ini tercatat pada 6 Agustus 2025 lewat laporan bulanan registrasi pemegang efek.
PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) juga masuk radar pengawasan. Saham perusahaan ini mengalami peningkatan harga signifikan sehingga BEI mengeluarkan peringatan UMA. Informasi terakhir mengenai PSKT dipublikasikan pada 7 Agustus 2025 terkait penjelasan atas volatilitas transaksi.
Selain itu, saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) ikut terpantau mencurigakan. Peningkatan harga yang terjadi dinilai tidak wajar. Emiten ini terakhir merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 7 Agustus 2025.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Alhamdulillah! Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah (PNBS) Melejit 209% di Semes...
- Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Ungkap Hasil Pemeriksaan Khusus dan Serahkan I...