BNI Sekuritas: IHSG Zona Hijau, Cermati 4 Saham Ini
Bahana Sekuritas: IHSG Zona Hijau, Cermati 4 Saham Ini STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diproyeksikan berada di zona hijau yang dipengaru...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID
Bahana Sekuritas: IHSG Zona Hijau, Cermati 4 Saham Ini STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diproyeksikan berada di zona hijau yang dipengaruhi sejumlah sentimen dalam dan luar negeri. Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indek berpeluang menguat terbatas di tengah kondisi overbought, green candle hari ke-5 dan closing di atas 7.029. โTrend bullish, selama di atas 6.910. IHSG closing diatas 5 day MA (7.029). Indikator MACD bullish, stochastic overbought, masih dalam pola bullish channel, candle green ke - 5. Selama di atas support 6.910, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 - 7.180. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.816) untuk hari ke 13. Dominan power Buy. Range breakout berada di 6.910 - 7.155,โ ujar Andri dalam riset nya, Senin (8/8). Level resistance pada perdagangan hari ini berada di 7.090/7.130/7.154/7.193, sementara level support berada di 7.054/7.029/6.973/6.952/6.929, dengan perkiraan range 7.020 - 7.130. Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, pada Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,23%, sementara S&P 500 turun 0,16%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,50%. โPergerakan tersebut dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu jauh di atas perkiraan, dimana pasar tenaga kerja pada Juli 2022 bertambah 528.000 dibandingkan perkiraan 250.000,โ jelas Maxi. Lebih lanjut, pada Jumat lalu indeks bursa regional Asia Pasifik menguat, salah satunya adalah IHSG. Berdasarkan data RTI, IHSG akhir pekan lalu ditutup pada zona hijau di level 7.084,65, dengan level tertinggi indeks berada di 7.090,76 dan level terendah 7.045,98. Pergerakan indeks tersebut dipengaruhi oleh data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di atas perkiraan yakni mencapai sebesar 5,44% YoY dan 3,72% QoQ pada kuartal II-2022. Selain itu Indonesia juga melaporkan cadangan devisa sebesar USD132,2 miliar pada Juli 2022, turun dibandingkan USD136,4 miliar pada bulan sebelumnya. Investor dapat mencermati saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan rekomendasi speculative buy dengan target 8.425/8.600 stop loss di bawah 7.875. Kemudian PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) direkomendasi speculative buy pada target 725/750 stop loss di bawah 650. Selanjutnya saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan rekomendasi buy 5.900 - 6.100 target 6.250/6.450 stop loss di bawah 6.650. Kemudian saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dengan rekomendasi speculative buy pada target 5.875/5.950 stop loss di bawah 5.575.Baca Juga
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Jejak Gemilang Perry Warjiyo, dari Staf hingga Dua Periode Memimpin Bank Indones...
- Nakhoda Baru ASII: Rudy Siap Bawa Astra International Makin Terbang Tinggi