BEI Buka Gembok, Saham dan Waran Emiten Ini Kembali Diperdagangkan!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut suspensi perdagangan saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) serta waran seri I-nya (FUTR-W) dan PT Pudjiadi & Sons T...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut suspensi perdagangan saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) serta waran seri I-nya (FUTR-W) dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE). Perdagangan ketiganya resmi dibuka kembali pada sesi pertama, 4 Desember 2024.
โDengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham FUTR dan PNSE di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I FUTR-W di Seluruh Pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 4 Desember 2024,โ ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (4/12/2024).
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham FUTR dan Waran Seri I (FUTR-W). Penghentian perdagangan saham FUTR berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pertama perdagangan hari Selasa, 3 Desember 2024. Sementara itu, perdagangan Waran Seri I (FUTR-W) dihentikan di seluruh pasar.
Aji mengatakan suspensi perdagangan saham dan waran FUTR sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Keputusan ini diambil untuk memberikan perlindungan kepada para investor. โSuspensi perdagangan saham dan waran FUTR dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor,โ ujarnya, dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (3/12/2024).
Sementara itu, saham PNSE dihentikan sejak 21 November 2024. Penghentian sementara ini juga dilakukan setelah harga saham PNSE melonjak secara signifikan.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini