BEI Luncurkan Transaksi REPO di SPPA, Ini Manfaatnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan transaksi Repurchase Agreement (REPO) melalui Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) pada Senin (10/3/2025). Langkah ini be...
SPPA memberikan kemudahan bagi bank, bank pembangunan daerah (BPD), sekuritas, dan money broker dalam melakukan transaksi REPO. Proses perdagangan mulai dari pre-trade hingga post-trade dilakukan secara otomatis. Pre-trade mencakup pengaturan credit limit dan counterparty limit, termasuk GMRA. Sedangkan untuk perdagangan, mekanisme yang digunakan adalah Request for Offer (RFO), Request for Quote (RFQ), dan Central Limit Order Book (CLOB). Pada tahap post-trade, transaksi secara otomatis dilaporkan ke TLTE OJK dan Bank Indonesia melalui Antasena.
Dengan adanya transaksi REPO pada platform yang sama dengan jual-beli Surat Utang Negara (SUN), SPPA menjadi pusat likuiditas perdagangan surat utang di Indonesia. Bank, BPD, sekuritas, dan money broker dapat dengan mudah memonitor serta melakukan transaksi dalam satu platform yang terintegrasi. Selain itu, SPPA mengusung konsep straight-through processing (STP), yang menyederhanakan mekanisme transaksi di pasar uang sesuai dengan kebutuhan industri.
- 1
- 2
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...