BEI Pantau Ketat Aktivitas Saham Argo Pantes, Kenapa?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) memelototi perdagangan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO). Ini lantaran harga saham ARGO mengalami peningkatan di luar kebiasaan atau dikenal sebagai...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) memelototi perdagangan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO). Ini lantaran harga saham ARGO mengalami peningkatan di luar kebiasaan atau dikenal sebagai Unusual Market Activity (UMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa pengumuman ini dalam rangka perlindungan Investor. "Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," ujarnya, dalam pengumuman resmi dikutip Senin (19/8/2024).
Menurut informasi terbaru, laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Argo Pantes Tbk dipublikasikan pada 6 Agustus 2024 melalui situs resmi BEI. Meskipun belum ada indikasi pelanggaran, BEI sedang memantau dengan seksama aktivitas transaksi saham ARGO.
Para investor diimbau untuk memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, investor harus memperhatikan jawaban perusahaan tercatat terhadap permintaan konfirmasi dari BEI. Kedua, penting untuk mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya. Ketiga, investor disarankan untuk mengkaji rencana corporate action perusahaan jika belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Terakhir, pertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di masa depan sebelum mengambil keputusan investasi.
Seluruh informasi terkait perusahaan tercatat dan perkembangan terbaru dapat diakses melalui situs BEI di http://www.idx.co.id
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...