BI Siap Pangkas BI Rate Akhir 2024, Ini Pertimbangannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan sinyal kuat bahwa ada kemungkinan penurunan BI Rate pada triwulan IV 2024. Perry menegaskan, keputusan ini sangat dip...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan sinyal kuat bahwa ada kemungkinan penurunan BI Rate pada triwulan IV 2024. Perry menegaskan, keputusan ini sangat dipengaruhi oleh kondisi global, terutama terkait perkembangan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dan pergerakan dolar AS.
Perry menjelaskan, penurunan suku bunga BI Rate sangat mungkin terjadi jika ada kejelasan mengenai Fed Fund Rate, suku bunga US Treasury, dan tren dolar AS. "Ruang penurunan BI Rate terbuka. Yang kami tunggu adalah kondisi global," kata Perry, dalam keterangan pers, usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, di Jakarta, Rabu 21/8/2024)..
Ia menambahkan bahwa penurunan fFed Fund Rate AS kemungkinan besar akan berdampak pada penurunan suku bunga US Treasury, terutama untuk yang berjangka waktu 2 tahun. Sementara itu, untuk US Treasury 10 tahun, meskipun akan mengalami penurunan, dampaknya tidak akan sebesar yang terjadi pada US Treasury 2 tahun.
"US Treasury 10 tahun akan turun, tapi tetap akan more or less sama. Sementara US Treasury yang 2 tahun akan terus turun mengikuti Fed Fund Rate," jelas Perry.
Selain itu, Perry juga mengungkapkan bahwa dolar AS saat ini mengalami pelemahan terhadap berbagai mata uang dunia. Pelemahan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk Fed Fund Rate, suku bunga US Treasury, dan risiko geopolitik seperti Pilpres di AS. Meski demikian, Perry memprediksi bahwa dolar AS akan terus melemah ke depannya.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- KUR Bank Mandiri Tembus Rp21,41 Triliun Semester I 2026, Jangkau 162 Ribu Pelaku...
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...