Erick Thohir Apresiasi Kolaborasi TikTok dan Pos Indonesia
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi antara TikTok Indonesia dan PT Pos Indonesia dalam menghadirkan TikTok | Pos Aja! Creator House....
Erick juga menambahkan bahwa potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 4.500 triliun pada 2030. Proyeksi Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia pun akan melesat hingga US$10.000 pada 2030. "Hari ini kita sudah terbesar di Asia Tenggara, 2029 mungkin top 15 di dunia, dan 2045 masuk lima besar dunia," sambungnya.
Erick sangat mengapresiasi kerja sama antara TikTok dan PT Pos Indonesia dalam menyediakan sebuah wadah kreatif yang didedikasikan untuk komunitas kreator, publisher, pemerintah, serta masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah inovatif dalam mengoptimalkan potensi ekonomi digital Indonesia.
"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan TikTok dan Pos Indonesia hari ini. Pesan saya, jangan lelah mendampingi para konten kreator dan UMKM untuk terus berkembang," tutup Erick.
- 1
- 2
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten