Erick Thohir Dorong Pertamina Naik Kelas Jadi BUMN Global
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menegaskan bahwa persaingan di tingkat global akan semakin menantang di masa depan, terutama dalam konteks transisi ene...
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menegaskan bahwa untuk menghadapi tantangan trilema energi, Pertamina telah menyiapkan strategi konkret. Pertama, meningkatkan produksi dari sektor hulu, baik dalam maupun luar negeri. Kedua, optimalisasi produksi gasoline melalui revamping kilang dan peningkatan kapasitas untuk bioetanol. Ketiga, menekan impor LPG dengan peningkatan kapasitas produksi dan jaringan gas rumah tangga.
Nicke menambahkan bahwa Pertamina juga telah mengadopsi kebijakan, strategi, dan inisiatif berkelanjutan untuk menjadikan perusahaan lebih ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam upaya mendukung ketahanan energi nasional dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global, Pertamina aktif berkolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam pemanfaatan Nusantara Sustainability di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pertamina, sebagai pemimpin dalam transisi energi, telah berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya ini sejalan dengan implementasi Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh operasionalnya.
- 1
- 2
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%