Friderica Widyasari Dewi Resmi Dipilih Jadi Ketua OJK Baru, Ini Kronologi Lengkap hingga Perjalanan Kariernya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisi XI DPR RI menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031. Keputusan tersebut diambil setelah Komisi...
Pada 4 Maret 2026, Pansel mengumumkan hasil seleksi administratif. Salah satu kandidat yang lolos adalah Friderica Widyasari Dewi.
Nama-nama yang lolos semua tahap seleksi kemudian mengikuti proses fit and proper test di Komisi XI DPR RI. Dari proses tersebut, DPR akhirnya menetapkan Friderica sebagai Ketua OJK.
Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Pasar
Komisi XI berharap kepemimpinan baru OJK mampu membawa perubahan signifikan bagi sektor jasa keuangan nasional.
Menurut Misbakhun, DPR ingin OJK kembali memperkuat kepercayaan publik terhadap industri keuangan.
“Harapannya mereka bisa memimpin OJK dengan baik dan membawa perubahan-perubahan yang fundamental,” kata Misbakhun.
Ia menambahkan DPR akan terus mengawal kinerja OJK demi melindungi kepentingan masyarakat, investor, dan nasabah di industri jasa keuangan.
“Kita akan terus memberikan pengawalan terhadap kepentingan masyarakat, investor, dan nasabah,” ujarnya.
Perjalanan Karier Friderica
Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu pada 28 November 1975. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 2001.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...